Solo, 9/12 (ANTARA) – Pasukan Suporter Solo Paling Sejati (Pasoepati) kembali turun ke jalan melakukan aksi di depan Monumen Pers Nasional Solo, Jumat malam, mendukung tim Persis di bawah naungan PSSI.

Ratusan suporter Pasoepati tersebut dalam aksinya menyerukan dukungannya kepada tim kesayangannya Persis Solo yang mengikuti kompetisi sepak bola profesional legalitas di bawah naungan PSSI.

Sejumlah spanduk dan poster juga digelar yang intinya menolak keras munculnya Persis Solo tandingan akan mengikuti Divisi Utama amatiran di bawah Badan Liga Indonesia versi Joko Driyono.

Sejumlah poster dibentangkan antara lain, “Joko Driyono No”, “Kongres PSSI Yes, “Sepak bola alat pemersatu bangsa dan bukan alat pemecah bangsa”.

Ratusan suporter tersebut juga menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mars Pasoepati diiringi sejumlah alat musik drum band. Mereka juga menari-nari dan menyalakan puluhan lilin di depan Gedung Monomen Pers Nasional.

Presiden Pasoepati Bimo Putranto yang memimpin aksi tersebut, menyerukan, Tim Persis Solo hanya satu yang masuk legalitas di bawah PSSI.

Pihaknya juga menolak keras kompetisi bentukan oleh Badan Liga Indonesia untuk menandingi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) yang resmi.

Menurut dia, Pasoepati tetap konsisten menghormati setiap keputusan dari PSSI, karena mereka hasil kongres di Solo.

“Pasoepati salah satu tim penyelamat kongres di Solo. Kami tidak mungkin menodai hasil kongres itu,” kata Bimo.

Menurut dia, sepak bola bukan ajang untuk politik, tetapi justru menjadi alat mempersatukan bangsa. Tokoh sepak bola di pusat jangan mementingkan kelompoknya, tetapi harus bersatu untuk bangsa ini.

“Kita harus belajar menghargai organisasi legal seperti PSSI, bersama-sama majukan sepak bola Indonesia,” kata Bimo.

Bimo juga menyarankan untuk mencari siapa penyebab Persis menjadi pecah, karena Pasoepati tetap berkomitmen mendukung kompetisi legalitas di bawah PSSI.

Sementara ratusan suporter tersebut hingga berita ini diturunkan masih meneriakan yel-yel dukungannya kepada PSSI, dan sempat menjadi perhatihan para pengguna jalan di depan Monumen Pers Solo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s