salah satu aksi Pelita Solo di Liga Bank Mandiri

Cikal bakal kelaihiran PASOEPATI adalah hadirnya klub sepakbola ibukota yang memutuskan hijrah ke Solo yakni Pelita Jaya. Klub professional yang dihuni pemain-pemain papan atas nasional waktu itu menjadikan Solo dan Stadion Manahan sebagai home base baru mereka. Warga Solo yang dahaga akan tontonan sepakbola nasional menyambut dengan antusias keputusan Pelita Jaya yang kemudian mengganti nama menjadi Pelita Solo ini. Sambutan pun berimbas pada berdirinya kelompok supporter yang mendukung klub bernama Pasukan Suporter Pelita Sejati (Pasoepati). Terinspirasi dari saudara tuanya Aremania, Pasoepati kemudian menjadi salah satu kelompok pendukung klub yang terkenal di masa itu. Anggotanya pun bertambah cukup pesat meliputi eks Karesidenan Surakarta.

Animo masyarakat dalam menyaksikan tim Pelita Solo bertanding di stadion Manahan pun semakin mengalami lonjakan. Terbukti, setiap laga Pelita Solo di stadion Manahan selalu dibanjiri oleh warga Solo yang berbondong-bondong untuk menyaksikan secara langsung tim Pelita bertanding. Setiap sudut tribun tidak menyisakan ruang kosong untuk sekedar meluruskan kaki, semua tampak penuh dengan penonton yang sudah resmi dinamai PASOEPATI. Bahkan, lintasan lari di tepi lapangan yang seharusnya menjadi area steril pertandingan, terpaksa harus diisi oleh ribuan Pasoepati akibat tidak mendapatkan tempat duduk di atas tribun. Kibaran bendera-bendera merah bertuliskan PASOEPATI, menjadi pemandangan baru di dalam stadion Manahan ketika itu.

Nah, setelah Pelita Pelita Solo memutuskan untuk meninggalkan Stadion Manahan menuju Banten Cilegon dan berganti nama menjadi Pelita Krakatau Steel dan kini menjadi Pelita Jaya Karawang, Pasoapati kemudian mendukung dua klub yang bermain di kompetisi dan berhombase di Manahan. Adalah klub ibukota Persijatim yang kemudian menjadi Persijatim Solo FC dan Klub Lokal Solo Persis Solo menjadi klub kesayangan Pasoepati saat itu dan kini. Namun anjloknya prestasi Persis Solo di divisi utama yang terdegradasi musim lalu berimbas pada sepinya hegemoni sepakbola di Solo khususnya Pasoepati.

Meskipun beberapa kabar santer diberitakan bahwa Persis Solo masih berkesempatan untuk mengikuti kompetisi musim depan melalui babak play off melawan Persiku Kudus, tapi rumor beredar bahwa Pasoepati dan Manahan ternyata tetap menjadi incaran klub luar daerah menjadi sasaran home base dan basis dukungan.

Pelita Jaya Karawang yang juga anjlok prestasinya di Super Liga musim lalu berniat akan kembali ke rumah lamanya di Solo. Tentu ini menjadi kabar yang mengagetkan walaupun hanya sekedar rumor. Solo dan Pasoepati memang memiliki sejarah sepakbola yang kental. Arseto Solo yang pernah menjadi juara liga Galatama Nasional adalah klub hebat di masanya. Sehingga bukan mustahil jika Pelita Jaya yang sudah bekeliling ke berbagai kota (Jakarta, Solo, Cilegon, Purwakarta, Bandung dan Karawang) kini berniat kembali ke Solo.

Jika itu berita benar adanya, dan pemerintah daerah Solo menyetujuinya, bagaimana dengan Pasoepati? Pertanyaan ini akan menjadi bahan pemikiran seirus Pasoepati pada khususnya dan warga Solo pada umumnya…

We welcome you Pelita Solo…

6 responses »

  1. OperaWijaya mengatakan:

    Yg bener gan.. ???

  2. chou_plizt D'1923 mengatakan:

    ORA PERSIS ORA
    support our local team….. MANAHAN BUKAN GEDUNG MANTEN YANG BISA DISEWA SEENAKNYA

  3. Hafiz mengatakan:

    Semoga gak bener.. yang bener adalah Pasoepati hanya untuk Persis Solo…

  4. widi mengatakan:

    lebih suka klub asli solo,daripada klub luar yg hanya mengambil keuntungan lalu pergi !!!

  5. mathius werinussa mengatakan:

    rindu kota solo dan pasopati yang menjadi kenangan tak terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s