Polemik yg terjadi di tubuh Persis Solo terkait dgn kompetisi yg akan diikuti sekarang terjawab sudah. Ahad (11/12) kemarin, secara resmi Persis Solo mengeluarkan keputusan utk mengikuti kompetisi dari PT Liga Indonesia, & bukan pada kompetisi resmi PSSI.
“Dgn mempertimbangkan keputusan 26 klub binaan yg memilih berlaga pada Divisi Utama PT LI,” ungkap Ketua Harian Persis Solo Yosca Herman Sudrajat di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Pernyataan tsb diperkuat juru bicara anggota binaan Persis Solo, Teddy Agung Sulistyo. Teddy mengaku keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, di antaranya paparan yg dilakukan CEO PT LI Joko Driyono beberapa waktu, serta paparan dari PT LPIS terkait dgn pengelolaan tim & juga kompetisi yg akan dijalani. (lagi…)
Solo - Kenyataan mengenai kecintaan dan dukungan dari Laskar Pasoepati kepada tim kesayangannya Persis Solo memang tidak terelakkan lagi, Meski Persis dalam keadaan terpuruk dan bahkan telah dinyatakan terdegradasi cengan melihat posisi dan raihan angka pada klasemen, tak henti-hentinya suporter yang berdiri sepuluh tahun silam ini terus memompa dan membakar semangat para pemain Persis yang berlaga di lapangan. Pada pertandingan sore tadi yaitu Persis menjamu Persidafon Dafonsoro, sekitar 10 ribu Pasoepati hadir dan menggelorakan nyanyian dan yel-yel untuk Persis Solo. Dan sebuah spanduk bertuliskan “Biarpun Turun Kasta, Kami Tetap Setia Pasoepati Ampe Mati”, itulah sebuah bukti dalamnya kecintaan Pasoepati terhadap persepakbolaan kota Solo.
Hadirnya seorang pembaca berita di stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang cakap dan cerdas di tahun 1993-an menginspirasi sang ayah untuk memberi nama yang sama kepada putrinya yang kedua.
Solo, PelitaOnline – RATUSAN anggota Pasukan Suporter Solo Paling Sejati (Pasoepati) siap mendukung tim Persis saat tandang ke Magelang melawan tuan rumah PPSM Kartika Nusantara, pada Sabtu (14/1).
